About Author: GOTABLIGH.COM

Website
http://www.gotabligh.com
Description
My kubur near my house

Posts by GOTABLIGH.COM

0

Asal Muasal Adzan dan Iqomat Melalui Mimpi Shahabat dan Perihal Mimpi Maulana Ilyas

Assalamu ?alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Sebelumnya telah kami sampaikan beberapa hal yang berkaitan dengan mimpi yang mana kami sampaikan hal tersebut?setelah kami membaca seorang ulama salafi memberikan pandangan atau pernyataan yang...

Assalamu ?alaikum warahmatullahi wabarakatuh,

Sebelumnya telah kami sampaikan beberapa hal yang berkaitan dengan mimpi yang mana kami sampaikan hal tersebut?setelah kami membaca seorang ulama salafi memberikan pandangan atau pernyataan yang berlebihan terhadap usaha da?wah dan tabligh ini. Sdr. sekalian dapat membaca enam tulisan kami dalam blog ini juga.

Setelah kami sampaikan pandangan berimbang itu, terdapat beberapa komentar yang masuk ke dalam blog kami. Dan kami sampaikan juga di forum yang lebih terbuka. Kami sangat berharap mudzakarah tersebut memberikan keterbukaan bagi kaum muslimin, terutama juga untuk sebagian salafi yang sudah jauh dan banyak memberikan pernyataan sepihak terhadap usaha da?wah. Tetapi kami perlu berlapang dada perihal-perihal tersebut.

Setelah tulisan ini, kami persilahkan kepada kaum muslimin untuk mengambil kesimpulan sendiri, termasuk juga teman-teman salafi sendiri.?Apakah mimpi seperti Maulana Ilyas Rah itu seperti yang dituduhkan ulama salafi atau merupakan anugrah yang Allah swt berikan kepada seseorang? Sehingga kami tidak terlalu berdetail-detail lagi perihal itu, karena kami telah sampaikan hujah ataupun dalil penjelasan itu. Dan juga kami sudah sampaikan satu bab yang berkaitan dengan mimpi. Dan silahkan untuk dicari kitab tersebut dengan baik, kami dapatkan kitab tersebut di?http://www.waqfeya.com/. Apakah salafi akan mengakuinya atau tidak? Kami serahkan perkara ini pada diri masing-masing. Dan kami tidak dapat memberikan hidayah kepada siapapun, dan hanya Allah swt tempat kita bergantung kita semua.

Dan bagi kami sendiri yang terjun dalam usaha da?wah ini tidak terpengaruh dengan mimpi tersebut, karena yang terpenting bagi kami Islam telah mengajarkan bagaimana kita menyikapi mimpi itu sendiri. Dan pelajaran-pelajaran Islam lebih jelas menerangkan hal-hal yang berkaitan dalam aktifitas-aktifitas usaha da?wah itu sendiri, seperti silaturahmi, da?wah, belajar, mengajar, sholat, ?itikaf, dzikir, musyawarah, pikir kaum muslimin, saling menghormati, adab-adab keseharian, musyawarah, dll.

Dan kami telah sampaikan dalam tulisan sebelumnya, dengan adanya?pernyataan sepihak sebagian Ulama Salafi, menjadikan kami pribadi terdorong untuk lebih mendalami uasaha da?wah ini lebih Ilmiyyah.?Sehingga kami pribadi menjadi terbuka sendiri terhadap ucapan Maulana Ilyas Rah sendiri yang ringkas, ?Bawalah Usaha Da?wah Dengan Ilmiyyah?. Kami berharap kepada Allah swt agar kami diistiqomahkan dalam kerja da?wah ini. Dengan begitu kami banyak ucapkan terimakasih terhadap ustadz salafi dan juga teman-teman salafi, dengan asbab salafi ini kami sendiri menjadi terbuka.

Tulisan ini menjelaskan sebuah mimpi yang dialami seorang shahabat tentang adzan dan iqomat. Mudah-mudahan kaum muslimin dapat memahami bahwa mimpi yang baik itu dapat diberikan pada siapapun.?Kisah ini kami ambil dari satu Kitab Nailur Author Asy-Syaukani yang merupakan Kitab Syarh Kitab Al-Muntaqo Ibnu Thaimiyyah Rah. Kami dapatkan juga dari kitab Minhajul Muslim Syeikh Abu Bakar Al-jazairi.

?Dari Muhammad Bin Ishaq, dari Az-Zuhri, dari Sa?id Bin Musayyab, dari Abdullah Bin Zaid, ia berkata: Ketika Rasulullah SAW sudah menyetujui untuk dipukulnya lonceng, padahal sebenarnya beliau sendiri tidak menyukainya, karena menyerupai orang-orang Nashrani.

Pada suatu malam ketika aku tidur, tiba-tiba aku bermimpi. Ada seorang laki-laki yang mengenakan pakaian hijau, mengelilingi aku sedang ditangannya ada lonceng yang dibawanya. Lalu aku bertanya: Hai Hamba Allah! Apakah lonceng ini akan kamu jual? Ia menjawab: Akan kamu pergunakan untuk apa? Aku menjawab: Akan kupakai untuk memanggil orang untuk sholat.

Ia bertanya lagi: Maukah engkau, kutunjukkan yang lebih baik dari itu? Kau menjawab: Baiklah. Ia menjawab: Yaitu hendaklah engkau berkata:

ALLLAHU AKBAR, ALLAHU AKBAR, ALLAHU AKBAR, ALLAHU AKBAR

ASYHADU ALLAA ILAAHA ILLALLAAH, ASYHADU ALLAA ILAAHA ILLALLAAH

ASYHADU ANNA MUHAMMADAR RASULULLAH, ASYHADU ANNA MUHAMMADAR RASULULLAH

HAYYA ?ALASH SHALAH, HAYYA ?ALASH SHALAH

HAYYA ?ALAL FALAH, HAYYA ?ALAL FALAH

ALLLAHU AKBAR, ALLAHU AKBAR

LAA ILAAHA ILLALLAAH

Abdullah bin Zaid berkata: Kemudian ia mundur tidak seberapa jauh, dan berkata: Apabila engkau hendah iqomah, maka katakanlah:

ALLLAHU AKBAR, ALLAHU AKBAR

ASYHADU ALLAA ILAAHA ILLALLAAH

ASYHADU ANNA MUHAMMADAR RASULULLAH

HAYYA ?ALASH SHALAH

HAYYA ?ALAL FALAH

QADQAAMATISH SHALAH, QADQAAMATISH SHALAH

ALLLAHU AKBAR

LAA ILAAHA ILLALLAAH

Abdullah bin Zaid berkata: Kemudian di waktu pagi aku datang kepada Rasulullah SAW untuk menceritakan kepadanya apa yang aku impikan itu. Kemudian Rasulullah SAW bersabda: Sesungguhnya mimpi kamu itu adalah mimpi yang benar, Insya Allah. Kemudian Nabi memerintahkan adzan. Maka Bilal, Maula Abubakr, beradzan dengan lafal-lafal itu. Dan menyeru Rasulullah SAW untuk sholat.

Abdullah Bin Zaid berkata: Lalu Bilal datang kepada Nabi, kemudian memanggilnya pda suatu pagi untuk sholat subuh. Lalu Bilal mengeraskan suaranya dengan tinggi: ASH-SHALAATU KHAIRUM MINAN NAUUM.?Sa?id bin Musayyab berkata: Lalu lafal ini dimasukkan ke dalam bagian dari adzan untuk sholat subuh.??(HR AHMAD)

?Dari Muhammad Bin Ishaq, dari Muhammad Bin Ibrahim At-Taimiy, dari Muhammad Bin Abdullah Bin Zaid, dari ayahnya, yang dikatakan dalam hadist tersebut: Maka tatkala di waktu pagi, aku datang kepada Rasulullah SAW, lalu aku ceritakan kepadanya apa yang kulihat itu. Maka Rasulullah SAW bersabda: Sesungguhnya ini adalah mimpi yang benar, Insya Allah. Berdirilah bersama Bilal dan sampaikanlah kepadanya apa yang kamu impikan itu, karena Bilal itu lebih keras suaranya daripada kamu.

Ia berkata: Lalu aku menemui Bilal dan saya sampaikan kepadanya apa yang aku impikan itu, dan Bilal pun lalu adzan dengan lafal-lafal itu. Ia berkata: Lalu ?Ummar Ibnul Khatab mendengar yang demikian itu, sedang ia berada di rumahnya. Kemudian keluar sambil menyeret selendangnya, dan berkata: Demi Allah, Yang telah mengutus Engkau (Muhammad) dengan benar. Sungguh akupun telah mimpi, persis seperti yang ia impikan. Lalu Rasulullah SAW mengucapkan: ALHAMDULILLAH.? (HR Abu Dawud)

?Dari Timirdzi meriwayatkan bagian dari hadits tersebut dengan sanad ini, dan ia berkata: Hadits ini adalah Hasan Shohih?

Mudah-mudahan penjelasan mimpi Shahabat di atas memberikan wacana dan pengetahuan kepada kita semua, dan bermanfaat bagi kita semua.

 

Sumber: www.usahadakwah.com

2

Dilarang Berceramah di Masjid (Sri Lanka)

Sri Lanka Usir 161 Anggota Jamaah Tabligh

Senin, 23 Januari 2012 21:16 WIB

REPUBLIKA.CO.ID, COLOMBO ? Sri Lanka meminta 161 anggota Jamaah Tabligh (JT) dari luar negeri agar meninggalkan negara itu karena melanggar regulasi visa.

?Para jamaah itu tidak memiliki hak untuk berceramah di masjid karena mereka datang menggunakan visa turis,? ujar Kepala Imigrasi Sri Lanka, Chulananda Perera, Senin (22/1).

Ia menambahkan, para jamaah tersebut memiliki visa berlibur dan mengunjungi kerabat dan keluarganya, bukan untuk berkhutbah tentang Islam. Anggota JT yang berasal dari Bangladesh, India, Pakistan, Maladewa, dan Arab ini harus meninggalkan Sri Lanka pada 31 Januari mendatang.

Jamaah Tabligh adalah gerakan Islam internasional yang populer di Sri Lanka. Mereka tiba bulan lalu. Perera juga mengatakan, beberapa Muslim setempat komplain karena mereka tidak mengajarkan Islam yang moderat. ?Pengkhutbah asing yang ingin mengajarkan Islam di Sri Lanka harus meminta izin pada departemen agama,? tegas Perera.

Seorang Muslim Sri Lanka mengatakan, gerakan ini mengirimkan jamaah ke tempat-tempat ibadah agar Muslim meluangkan lebih banyak waktu untuk agamanya.

Sementara itu, anggota JT Sri Lanka khawatir dengan pendeportasian besar-besaran ini. Mereka berencana untuk bertemu pejabat-pejabat berwenang untuk menghentikan pemulangan. Kabar ini juga membuat komunitas Muslim di Sri Lanka ketakutan.

Redaktur:?Chairul Akhmad
5

Syeikh Nuruddin al Banjari – Penerangan Tentang Jamaah Tabligh

2

Kisah Orang Lama Mewat Saat Bayan Di Hadapan Seluruh Ulama India

Kisah ini terjadi pada ijtima? Bhopal ? India pada tahun 1940-an. ?Maulana Muhammad Ilyas Khandahlawi (Amir jamaah pada saat itu) telah memutuskan seorang (meiji) yang buat usaha dakwah dari mewat untuk bayan maghrib saat ijtima? tersebut.
Seseorang yang telah ditunjuk tadi menjumpai kembali Maulana Ilyas dan memberitahu bahwa beliau tidak bersedia dengan alasan beliau adalah orang awam, sedangkan orang yang duduk di dalam majlis adalah ulama-ulama dari seluruh India. ?Maulana Ilyas berkata, ?Ini pilihan Allah, kerjakan karena Allah..?.

Maka selepas sholat Maghrib, beliau sholat hajat dua rakaat meminta pada Allah agar diberi hidayah dan kalam untuk tunaikan takaza bayan ini. Setelah selesai sholat badan beliau menggigil dan berkeringat.

Setelah tiba waktun bayan, beliau duduk di kursi yang disediakan dan beliau menangis tidak tahu apa yang akan diucapkan dihadapan para ulama dari seluruh penjuru India tersebut.

Setelah memuji Allah dan bershalawat ke atas Rasul-Nya, beliau berkata, ?Tuan-tuan, kita perhatikan keadaan di dalam sebuah keluarga.. seorang ibu menyuruh anak-anaknya yang terdiri dari kakak dan adik untuk mengangkat gelas yang berisi minuman untuk para tamu ke ruang tamu. ?Kakak dan adik ini mengangkatnya dan tanpa disengaja sang adik telah menjatuhkan gelas tersebut. ?Secara logika, ibu mesti memarahi adik tersebut, AKAN TETAPI, ibu memarahi kakaknya karena tidak mengajarkan dan memberi panduan kepada adiknya cara-cara untuk mengangkat gelas dengan selamat. ?Begitulah juga dengan Tuan-tuan, pada hari Akhirat kelak Allah Swt. akan mencari dahulu para ulama, kerana merekalah yang lebih berilmu dan berpengetahuan. Orang awam yang kurang pengetahuannya akan diadili kemudian.. dan Allah akan murka jika kita (para ulama) tidak menjalankan dakwah.?

Beliau juga berkata, ?Tuan-tuan (para ulama), mengajar di tempat pengajian adalah suatu amanah, begitu juga dakwah, ia juga suatu amanah yang diwariskan dari Ambiyaa` AlaihimuShShollatu waSSalam. ?Jika kita orang yang lebih berpengetahuan tidak membuat dakwah dengan cara Nabi SAW., dari rumah ke rumah, pintu ke pintu, berjumpa setiap saudara kita? bagaimana orang awam akan buat usaha dakwah jika kita tidak mulai dahulu?
Dan bagaimana kita hendak mengajar jika kefahaman Quran dan Hadits kita kurang karena tidak buat dakwah seperti para Sahabat? ?Para Sahabat mudah memahami yang dikehendaki Quran dan Hadits asbab pengorbanan dan susah payah mereka untuk agama ini.. begitu juga dengan kita tuan-tuan..?Allah tidak akan mencari orang awam yang tidak buat dakwah dahulu dihari akhirat kelak, tetapi Allah mencari kita (ulama) dahulu tuan-tuan?

Pada saat itu semua ulama dari seluruh India yang duduk di dalam majlis menangis terisak-isak tanpa berhenti? kemudian beliau berkata, ?Siapa diantara tuan-tuan (para ulama) yang bersedia untuk tunaikan amanah dakwah ini dengan keluar di jalan Allah berjumpa orang-orang awam untuk sebarkan agama ini??. ?Maka hampir seluruh ulama yang duduk didalam majlis berniat dan memberi nama kepada team tasykil? dan selepas ijtima? semua ulama tersebut telah bertebaran ke seluruh India untuk keluar berdakwah?

Bayan meiji tersebut ringkas, tetapi memberi makna yang mendalam dan menusuk kalbu hati para ulama yang duduk didalam majelis?

Semoga Allah beri kita peluang dan hidayah untuk kita ambil i?tibar untuk amalkan dan sampaikan..

Kisah ini diceritakan pada saya (Muhammad Effendi) oleh brother Muhammad Akhtar dari Rai Bareily ? Uttar Pradesh ? India saat di Meiji Mehrab waktu saya khuruj fisabilillah disana.

Sumber:?http://ghostridermujahid.blogspot.com/2010/11/kisah-orang-lama-mewat-bayan-di-hadapan.html

1

Madrasah Tabligh Menghasilkan Pelajar Hafiz, Alim dan Mufti

4. Dianggarkan setiap tahun 30 ribu lepasan madrasah-madrasah yang mengikuti silibus Dars-i-Nizami (berlatarbelakangkan jamaah Tabligh) di seluruh dunia yang menghasilkan para-para hafiz, alim ulama dan mufti-mufti.

5. Setiap para-para hafiz yang belajar mengikut silibus Dars-e-Nizami diberi ijazah tahfiz dengan tidak membaca mashaf al Quran melalui salah satu cara ini,

a. 30 juz sehari sekaligus
b. 15 juz sehari untuk 2 hari berturut-turut
c. 10 juz sehari untuk 3 hari berturut-turut

Pelajar itu pula tidak boleh lebih daripada 15 kesalahan yang terdiri daripada,

a. Mesti lancar dan tidak tersangkut-sangkut ketika membaca (walaupun betul)
b. Tiada kesalahan tajwid
c. tiada kesalahan ayat

5. Pelajar yang tamat ijazah aalim dinasihatkan khuruj bermujahadah setahun Untuk:-

a. belajar membuang sifat kibr
b. belajar untuk berkorban diri dan harta
c. belajar tidak mengharapkan ganjaran keduniaan

6. Berikut adalah di antara silibus ijazah aalim Dars-i-Nizami yang dimaksudkan

Tahun Pertama:

Membaca, menulis dan bercakap Arab dan Urdu

Tahun kedua :

Asan Sarf
Asan Nahw
Tamrin al-Sarf
Miftah al-?Arabiyya
Miftah al-Qur?an
Qassas al-Nabiyin
Al-Tashil al-Tajwid
Din ki Batay (Bahishti Zewar yang terperinci)
Basic Farsi

Tahun ketiga :

Mukhtasar al-Quduri
Nur al-Idah
Tafsir Qur?an (juz 12-20)
Hidayat al-Nahw
?Ilm al-Sigha
Al-Qira?at al-?Arabiyya
Asan Mantiq
Fawa?id e Makiyya (kitab Tajwid)

Tahun keempat :

Kanz al-Daqa?iq
Usul al-Shashi
Qawa?id al-Lughah al-?Arabiyya
Tafsir Qur?an (juz 20-30)
Riyad al-Salihin
Al-Qira?at al-?Arabiyya
Al-Muqadamah al-Jazariyya
Sharh al-Tahzib (kitab Mantiq)
Al-Muqamat al-Hariri

Tahun kelima :

Al-Hidaya (bahagian pertama)
Nur al-Anwar
Riyad al-Salihin (bahagian kedua)
Al-Fawz al-Kabir
Athar al-Sunan
Al-Balagha al-Wadiha
Tafsir Qur?an (juz 1-12)
Sab?a Qira?at (7 kaedah pembacaan Qur’an) bahagian pertama

Tahun keenam :

Miskat al-Masabih
Al-Hidaya (bahagian kedua)
Jalalayn
Mutanabi
Nukhabat al-Fikr
Sab?a Qira?at (7 kaedah pembacaan Qur’an) bahagian kedua

Tahun ketujuh :

Sahih al-Bukhari
Sahih Muslim
Jami? al-Tirmidhi
Sunan Abi Dawud
Sunan al-Nisa?i
Sunan Ibn Majah
Mu?atta Imam Malik
Mu?atta Muhammad
Sharh Ma?ani al-Athar
Muktasar al-Maqasid al-Hasana

Ulama-ulama Malaysia terkenal
————————–

6. Di antara para-para ulama Malaysia terkenal lepasan dari Darul uloom Indo-pak,

a. Allahyarham Dr Burhanuddin al-Helmi
b. Allahyarham Ustadz Fadzil Nor
c. Allahyarham Mufti Ishak Baharum
d. Allahyarham Tuan Guru Haji Abas bin Haji Ahmad (Madrasah Itifaqiah Jertih, guru TGNA)
e. Allahyarham Tuan Guru Abdullah Haji Ahmad @ Ustaz Lah India (Madrasah Itifaqiah Jertih, guru TGNA)
f. Allahyarham Tuan Guru Azahari Razak
g. Allahyarham Tuan Guru Haji Wan Muhammad Izzuddin (anak Tuan Guru Pak Cu Him Pondok Gajah Mati, Kedah)
h. Tuan Guru Nik Aziz Nik Mat
i. Ustadz Abu Bakar Umar
j. Ustadz Haji Ahmad Perai
k. Ustadz Nur Azli Musa

Kesimpulan
———-

1. Begitu mudah Emjay menuduh jahil dan sesat kepada mereka yang bersilsilahkan ilmu yang soheh dengan ilmu tasawwuf yang tulen?

2. Tidak syak lagi hobi Emjay yang gemar menghina para-para ulama, awliya dan muslimin akan membinasakan dirinya sendiri.

“Barangsiapa memusuhi wali-Ku, maka Aku akan mengisytiharkan perang terhadapnya”. (Bukhari)

3. Allah azza wa jalla berfirman,

“Hai orang-orang yang beriman, jauhilah kebanyakan dari prasangka, sesungguhnya sebagian prasangka itu adalah dosa dan janganlah kamu mencari-cari kesalahan orang lain dan janganlah sebahagian kamu menggunjing sebahagian yang lain. Sukakah salah seorang di antara kamu memakan daging saudaranya yang sudah mati? Maka tentulah kamu merasa jijik kepadanya. Dan bertakwalah kepada Allah. Sesungguhnya Allah Maha Penerima tobat lagi Maha Penyayang. Al Qur?an.” (Hujurat:12)

4. Nabi Muhammad saw menerangkan makna ghibah,

Dari Abu Hurairah r.a. katanya Rasulullah s.a.w. bersabda: ?Tahukah kamu apa yang dikatakan Ghibah (gunjingan)?? Jawab para sahabat, ?Allah dan Rasul-Nya yang lebih tahu?. Sabda Rasulullah s.a..w., ?Ghibah, yaitu mempercakapkan saudaramu tetang hal yang tidak disukainya?. Ditanya orang beliau. ?Bagaimana kalau yang kami percakapkan itu ternyata memang benar?? Jawab beliau, ?Jika yang kamu ucapkan ternyata benar, berarti engkau menggunjing. Dan jika tidak benar, berarti engkau melakukan suatu kebohongan tentang dirinya.? (Muslim)…
ALBUM ini ana buat MEJAWAB SMUA pertanyaan FITNAH TTG JAMAAH TABLIGH
By: Jamaah Tablig

7

Tuduhan Jahil tentang Jamaah Tabligh Dakwah Tanpa Ilmu dan Jawapannya.

MENGENAL JEMAAH TABLIGH (MENJAWAB ANDA)

Tuduhan Jahil Jamaah Tabligh Dakwah Tanpa Ilmu
Tuduhan Jahil
=============

1. Mereka sangat fakir dan miskin dari ilmu kerana mereka sangat menjauhi ilmu.

… 2. Mereka beramal dengan kebodohan tanpa ilmu kecuali ilmu fadlaa-il (keutamaan ?keutamaan amal) sebagaimana akan datang keterangannya pada dasar yang ketiga.

3. Melalaikan mempelajari rukun-rukun, kewajiban-kewajiban dan hukum-hukum dari amal-amal di atas.

4. Oleh kerana itu, kita lihat mereka tidak mengerti cara solat Rasullullah Sallallahu Alaihi Wasallam.

5. Mereka beramal dengan kebodohan tanpa ilmu kecuali ilmu fadlaa-il (keutamaan ?keutamaan amal) sebagaimana akan datang keterangannya pada dasar yang ketiga.

6. Adapun ilmu tauhid dan ahkaam (hukum-hukum) dan masalah-masalah fiqhiyyah (fiqih) dan ilmu berdasarkan dalil-dalil Al-Kitab dan as-Sunnah, mereka sangat jauh sekali dan melarangnya dan memeranginya

7. Mereka meninggalkan ilmu dan ahli ilmu.

Tujuan Ilmu dan Ulama
———————

1. Ilmu untuk diamalkan dan bukan untuk menunjuk-nunjuk dan menghina orang lain, terutamanya para-para ulama.

?Barangsiapa mencari ilmu untuk menyaingi para ulama atau untuk bertengkar dengan orang-orang bodoh atau supaya hati manusia menghadap kepadanya maka ia akan masuk neraka.? (Hadits riwayat Al-Hakim)

2. Seorang ulama adalah seperti resam padi, lebih berisi lebih tunduk. Semakin banyak ilmu di dada, lebih rendah diri dengan orang lain.

3. Seorang ulama yang su’ adalah seperti resam api, lebih banyak lebih menjulang. Semakin banyak ilmu semakin takabbur sama seperti Syaiton.

4. Hadis berkenaan balasan kepada golongan ulama yang cintakan ganjaran dunia dan membenci para-para awliya,

Diriwayatkan bahwa Alloh Subahanahu wa Ta?ala memberi wahyu kepada Nabi Daud alaihis salam, yang artinya: ?Wahai Daud jangan engkau jadikan antara Aku dan antara dirimu seorang alim yang sudah tergoda oleh dunia, sehingga ia bisa menghalangimu dari jalan mahabbahKu. Karena sesungguhnya mereka adalah para begal yang membegal jalannya hamba-hambaKu. Sesungguhnya hukuman terkecil yang Aku kenakan untuk mereka adalah Aku cabut kelezatan bermunajat dari hati mereka.? (Jami? Bayanil Ilmi, Ibnu Abdil Bar, 1/193).

Kata-kata Masruq seorang Tabiin di zaman Abu Bakar, Saidina Umar, Saidina Ali dan Saidina Osman ? Tanda seorang yang berilmu ialah orang yang takut kepada Allah dan tanda orang yang jahil ialah orang yang kagum dengan ilmunya? Imam Abu Bakar Muhammad bin Hussin Bin Abdullah Al-Ajiri, Takhrij wa ta?liq Sopian Nur Marbu Banjari al-Makki, 1996:64.)

Umar berkata kepada Ziyad bin Hudair: ?Apakah kamu mengerti apa yang merusak Islam ?? Ziyad berkata: ?Tidak.? Umar berkata: ?Tergelincirnya seorang alim, debatnya orang munafik -dengan ayat Al-Qur?an- dan (penetapan) hukumnya para imam yang menyesatkan.? (HR: Ad-Darimi)

Hadith-hadith Fadhail
———————

1. Keutamaan hadith-hadith fadhail telah disebut di dalam kitab Imam Nawawi yang masyhur al Adzkar iaitu,

“Para ulama dari kalangan ahli Hadis, ahli Feqh dan selainnya berkata: DIBENARKAN DAN DISUKAI beramal dengan hadis Dhaif dalam hal2 fadha’il serta targhib dan tarhib, selama hadis itu tidak berstatus maudhu’ (palsu).” (Al-Azkar, hal. 5)

2. Buku fadhilat amal dibaca adalah bertujuan untuk

a. melembutkan hati dengan mendengar janji-janji Allah dan Rasul saw tentang nilai amal Islami

b. mendatangkan cinta kepada Allah dan Rasul saw dan para-para sahabat dan tabi tabi’in

c. mendatangkan semangat beramal dan bersedih di atas dosa-dosa yang telah dilakukan

d. mendatangkan tawadhu di dalam hati kita

e. mendatangkan semangat untuk belajar ilmu-ilmu masaa’il dengan niat yang betul

3. Dengan mendengar hadis fadhail kita diajar agar tidak memandang rendah amal-amal Islami walaupun sekecil mana pun, Nabi saw menegaskan,

Abu Dzar ra berkata: Rasullah berkata kepadaku : Jangan merendahkan walau sedikit pun dari kebaikan, walaupun hanya menyambut temanmu dengan wajah yang manis” (Muslim)

Abu Hurairah ra berkata: Bersabda Nabi S.A.W: “Saya telah melihat seorang masuk syurga dan bersenang-senang kerana ia telah memotong suatu pohon yang mengganggu dijalan kaum muslimin” (Muslim)

Ulama Sejati dan Palsu
———————-

Ulama Sejati :

ketika anda ketemu, atau ngobrol ama dia, atau mendengarkan nasehat dia,…. pokoknya apapun yang dia lakukan,….membuat anda jadi ingat kepada Allah,….jadi ingin lebih soleh lagi,….jadi merasa banyak kekurangan dalam ibadah anda,…jadi pengin shalat malam, jadi pengin sedekah ebih banyak, jadi pengin baa quran lebih sering jadi pengin shalat lebih khusyu, jadi pengin lebih berbakti pada orang tua, jadi main rindu pergi ke baitullah, jadi pengin lebih rajin ke masjid,… jadi jadi,…. pokok jadi pengin lebih baik lagi pengin lebih dekat sama Allah,…… nah itu baru bener ulama sejati,…

Ulama Palsu :

jika anda bertemu ,….mungkin anda menjadi kagum terhadapnya, tapi lupa kepada Allah,…… mungkin anda terpesona dengan kata katanya yang hebat,….kutipan kutipan ayatnya yang lengkap,….sistematis,….hujahnya kuat logikanya cerdas,……bacaannya fasih sefasih fasihnya,……tapi anda tak sedikitpun jadi ingat ke Allah,…. anda mungkin jadi ingin juga hebat seperti dia,….tapi anda tidak sedikitpun tergerak untuk lebih mendekat lagi kepada Allah,……anda menjadi lupa kesalahan dan kekurangan anda,…malah mungkin dari uraian ulama itu anda jadi membenci orang lain sementara melupakan keburukan anda sendiri,….

40

Ustaz Hakim Abdat – Jamaah Tabligh Firqah Sesat Terbesar Di Dunia

Post ini akan dibiarkan buat sementara waktu di web ini..saja nak tengok respon dari rakan-rakan apa komen anda. Satu lagi harap sesiapa yang tengok video ini ? Bersabar dan berdoa atau ada usaha supaya Ustaz Hakim Abdat tarik balik dan berhenti dari buat kenyataan yang bukan-bukan kerana kita diajar oleh orang-orang lama (Maulana di Nizammuddiin) supaya khidmat pada orang alim dan mengasihi mereka. Kepada sesiapa yang sanggup atau sudah bagi masa pergi jumpa Ustaz Hakim Abdat untuk memperbetulkan salahfaham ini..maka hanya Allah swt sebaik-baik balasan baginya.

 

1

Maulana Mohd Asri: Peranan Jamaah Tabligh Cukup Besar & Hebat!

 

 

0

Kelebihan memiliki anak perempuan

Rasulullah SAW pernah bersabda yang bermaksud, “Sesiapa yang memiliki tiga anak perempuan, lalu dia bersabar dengan kerenah, kesusahan dan kesenangan mereka, nescaya Allah SWT akan memasukkannya ke dalam syurga dengan kelebihan rahmat-NYA untuk mereka.”

Seorang lelaki bertanya, “Juga untuk dua anak perempuan wahai Rasulullah?”

Sabda baginda, “Juga untuk dua anak perempuan.”

Seorang lelaki berkata, “atau untuk seorang wahai Rasulullah?”

Rasulullah SAW menjawab, “Juga untuk seorang.” (Hadis Riwayat Ahmad dan Al-Hakim)

Namun, riwayat ini diperluaskan juga kepada seseorang yang memelihara saudara perempuan. Sabda Rasulullah SAW yang bermaksud, “Tidak ada bagi sesiapa tiga orang anak perempuan ataupun tiga orang saudara perempuan, lalu dia berbuat baik kepada mereka, melainkan Allah Taala akan memasukkan mereka ke syurga.” (Hadis Riwayat Al-Bukhari)

Daripada Aisyah r.a., dari Rasulullah SAW baginda telah bersabda yang maksudnya, “Sesiapa yang diberati menanggung sesuatu urusan menjaga dan memelihara anak-anak perempuan, lalu ia menjaga dan memeliharanya dengan baik, nescaya mereka menjadi pelindung baginya daripada api neraka.” (Hadis Riwayat Bukhari, Muslim dan Tirmidzi)

Sesungguhnya perempuan atau wanita adalah makhluk Allah yang amat istimewa. Kemuliaan dan keruntuhan sesuatu bangsa terletak di tangan mereka. Daripada hadis-hadis di atas, dapat kita pelajari bahawa kedua ibu bapa wajib memberi perhatian terhadap anak-anak perempuan lantaran anak-anak perempuan merupakan aset penting yang menentukan sama ada ibu bapa mereka layak memasuki syurga atau terhumban ke dalam neraka disebabkan oleh mereka.

Rasulullah SAW pernah bersabda dalam hadis baginda yang bermaksud, “Takutlah kamu kepada Allah SWT dalam perkara-perkara yang berhubung dengan kaum wanita.” Ini bermaksud bahawa setiap ibu bapa dan yang bergelar suami hendaklah sentiasa mengawasi anak-anak perempuan dan isteri mereka agar sentiasa berpegang teguh dengan agama dan mematuhi perintah Allah SWT.

Pernahkah anda mendengar, kata orang tua, ?menjaga lembu sekandang adalah lebih mudah daripada menjaga anak perempuan seorang?? Kemungkinan ini ada benarnya apakala kita melihat ramai ibu bapa yang menjaga anak-anak mereka dengan hanya memberi tempat tinggal, makan dan minum semata-mata seperti menjaga dan memelihara binatang ternakan yang hanya bertujuan menggemukkan sahaja. Sedangkan pendidikan agama tidak diberi penekanan yang sepatutnya. Contohnya dalam perkara aurat dan pergaulan hingga akhirnya ramai perempuan atau wanita yang menjadi bahan fitnah dan terdedah dengan berbagai keburukan yang mencemarkan nama baik keluarga dan agama.

Sesungguhnya anak-anak yang diajar dengan didikan agama yang baik akan memberi faedah kepada ibubapanya semasa hidup dan selepas mati bahkan secara logiknya tiada ibubapa yang inginkan anak-anak mereka menjadi beban dan membawa kecelakaan kepada mereka di dunia apalagi di akhirat kelak.

Alangkah beruntungnya ibu bapa yang mempunyai anak perempuan, lalu mereka mendidik dengan penuh kesabaran dan kasih sayang. Mendidik anak perempuan sememangnya mencabar, tetapi cabaran yang besar itu jika dilakukan dengan kesungguhan serta tabah menghadapi kerenah mereka, Allah Taala dan Rasul-Nya telah menjanjikan balasan yang amat besar.

Nah! Masih tidak berbangga memiliki anak-anak perempuan?

Renung-renungkan!

0

Karguzari Jemaah Terengganu & Pelajar UMT – Husnul Khatimah di Jalan Allah

Pesanan Hadraji Maulana Muhammad In?amul Hasan Rahmatullah?alaih: 1. Sibukkan dirimu dalam usaha agama; jika tidak kamu pun akan sibuk tapi bukan dalam agama. 2. Gunakan waktumu untuk agama; jika tidak waktu pun akan habis tapi bukan untuk agama. 3. Gunakan hartamu untuk agama; jika tidak harta pun akan habis tapi bukan untuk agama. 4. Mati lah kamu dalam agama; jika tidak kamu pun akan mati tapi bukan untuk agama.

Karguzari (laporan) ini disampaikan oleh beberapa rakan seusaha yang turut bersama menguruskan jenazah allahyarham Muhammad Huzaifah, 21. Huzaifah merupakan pelajar Universiti Malaysia Terengganu berasal dari Sabak Bernam, Selangor.

Jemaah 40 hari daripada Terengganu ini telah diputuskan di Masjid Jamek Bandar Sri Petaling untuk buat usaha dakwah & tabligh di Sandakan, Sabah. Jemaah seramai 10 orang terdiri 5 orang awam dan lima lagi lagi pelajar UMT, selamat tiba di lapangan terbang Sandakan pada hari Rabu malam Khamis, 28hb April 2010. Jemaah kemudian dihantar ke Masjid Pangeran Hj. Galpam, Batu 7 buat sementara waktu yang juga merupakan marhalah seorang daripada syura Sandakan, Hj. Mohd Zain.

Pada pagi hari Jumaat bersamaan 30hb April 2010, jemaah telah berangkat ke daerah Pamol, kawasan perladangan Kelapa Sawit terancang yang jauh jarak perjalanannya daripada bandar Sandakan sekitar dalam 150 km. Di daerah ini ada 13 buah kampung. Kelazimannya, jemaah 40 hari yang bergerak di Sandakan akan buat usaha sama ada di kawasan bandar, kepulauan-kepulauan sekitar, daerah-daerah kecil dan kawasan pedalaman mengikut keputusan yang telah dimesyuaratkan bersama oleh syura tempatan atas kesediaan jemaah. Memandangkan jemaah telah diputuskan ke daerah ini, kemungkinan besar juga jemaah ini akan buat usaha dakwah & tabligh di daerah berdekatan iaitu Telupid. Di daerah ini berlaku kes murtad dan beberapa rombongan jemaah daripada Semenanjung telah dihantar ke sana termasuklah jemaah daripada Batu Pahat pada akhir tahun lepas.Detik-detik kematian Allahyarham..Rakan Huzaifah, Fadhil, yang turut bersama jemaah ini telah ditanya oleh Datuk Hj. Abdul Rahman di Masjid Pangeran Hj. Galpam berkenaan kejadian yang menimpa allahyarham. Dia menceritakan pada pagi Selasa 4hb Mei 2010, Huzaifah diberi tanggungjawab untuk memberi bayan selepas solat fardhu subuh berjemaah. Kemudian kesemua mereka bermesyuarat untuk mengagih-agihkan tugasan pada hari itu. Setelah mesyuarat dan beberapa waktu ketika, mereka (pelajar) seramai 5 orang pergi ke sungai berhampiran untuk mandi kerana simpanan air di surau amat terhad untuk kegunaan wudhu dan lainnya. Pada waktu awal pagi itu yang masih berembun (suasana pedalaman), mereka kesemuanya turun ke tebing sungai yang mana ketinggian paras air di tebing sungai itu sahaja pun sudah separas dada. Mereka termasuk Huzaifah cuba berenang menyeberangi sungai ke tebing bersebelahan. Setelah hampir di pertengahan, mereka memutuskan untuk kembali semula ke tebing kerana sungai itu amat dalam. Huzaifah tertinggal di belakang dan lemas tenggelam. Rakan mereka menyangkakan Huzaifah bergurau kerana kali terakhir mereka melihatnya sebelum tenggelam, dia masih kelihatan tersenyum seolah tiada apa-apa yang berlaku. Setelah dua minit berlalu, barulah mereka risau kerana tidak melihatnya. Pada pagi itu juga, ada beberapa pelajar sekolah menengah yang berjalan kaki berhampiran sungai untuk ke sekolah. Dengan kehendak dan kerahiman Allah SWT, pelajar-pelajar sekolah ini membantu rakan jemaah mengeluarkan Huzaifah dari dasar sungai. Dalam usaha menyelamatkannya dengan menekan pada dadanya, air berserta lumpur keluar daripada mulutnya dan tidak dapat diselamatkan lagi. انّا للہ و انّا الیہ راجعونJemaah telah pergi ke balai polis berdekatan dan melaporkan kejadian ini. Akhirnya, pegawai polis yang telah diberi tanggungjawab, menghantar jenazah ke Hospital Duchess of Kent di bandar Sandakan dengan menaiki jeep untuk mendapatkan pemeriksaan lanjutan daripada pihak hospital. Dua orang daripada jemaah ikut serta, seorang rakan seusaha tempatan yang nusrah jemaah ini dan seorang lagi rakan allahyarham, Fadhil. Hj. Darwis yang juga merupakan syura Sandakan dan seorang doktor di hospital tersebut, mendapat perkhabaran ini dan kemudiannya menyebarkan berita ini kepada rakan seusaha yang lain. Hari selasa malam rabu merupakan malam mesyuarat mingguan usaha dakwah & tabligh di Sandakan. Takaza ini dibentangkan dalam mesyuarat supaya pengurusan jenazah dilakukan dengan kadar segera dan dihantar ke pangkuan keluarganya di Sabak Bernam, Selangor. Tugasan telah diagih-agihkankan kepada rakan seusaha yang bersedia menyambut tazaka ini, daripada hal pengurusan jenazah di bilik mayat hospital termasuklah mengkafan dan menyembahyangnya sehinggalah pengurusan kargo di lapangan terbang Sandakan.

Rabu, 5hb Mei 2010..

Selepas solat subuh berjemaah, rakan seusaha yang telah diberi tanggungjawab, pergi ke bilik mayat Hospital Duchess of Kent. Semasa allahyarham dikeluarkan daripada peti sejuk mayat, beberapa rakan seusaha mengangkat jenazahnya. Seorang daripada mereka menceritakan, jenazahnya sangat ringan dan lembut tidak kaku seperti orang yang masih hidup. Wajah dan tubuhnya kelihatan berpeluh, seperti baru sahaja mandi. Tubuhnya masih dalam kemerah-kemerahan. Allahyarham dimandi dan dikafankan, kemudian disembahyangkan oleh rakan seusaha yang ramainya dalam sekitar 30 orang di tempat khas. Jenazah juga disembahyangkan oleh beberapa rakan seusaha yang lain selepas itu. Hj. Lakariba (syura Sandakan) tidak menahan esak tangis semasa menyembahyangkan jenazah. Sementara menunggu pegawai kementerian kesihatan pada pagi itu, Hj. Lakariba membuka semula kafan allahyarham dan melihat wajahnya, sekali lagi Hj. Lakariba menangis. Rakan seusaha yang lain mengatakan, wajah allahyarham tenang dan tampak keputihan seperti diletakkan cairan lilin pada permukaan wajahnya. سُبْحَانَ اللّهِ

Pada pukul 9 pagi, pegawai daripada Kementerian Kesihatan datang dan menguruskan jenazah. Pemeriksaan pada tubuh allahyarham dilakukan, keranda dipakukan pada empat penjuru, dibungkus dengan canvas dan diberi cop/seal sebagai tanda sudah diberi pengesahan. Lebih kurang sejam selepas itu, barulah jenazah dihantar ke lapangan terbang Sandakan. Fadhil rakan pelajar allahyarham yang turut keluar 40 hari bersama, menaiki kapal terbang ke KLIA menghantar jenazah allahyarham. Diberitakan oleh rakan seusaha, pengurusan jenazah teratur dan lancar/dimudahkan oleh Allah. Semasa menghantar jenazah allahyarham, tiada lampu isyarat merah melambatkan perjalanan. Allahyarham kembali ke rahmatullah pada waktu pagi, keesokan paginya juga jenazah dapat dihantar ke Semenanjung.

Sedikit karguzari daripada Faiez Yemeny di FB, group Umat akhir Zaman, beliau mengatakan bahawa Huzaifah masih menuntut di Universiti Malaysia Terengganu(UMT), dia seorang yang amat peramah, sentiasa tersenyum,?fikirman?dan karkun lama dikalangan pelajar. Walaupun sudah dua hari berlalu, darah di hidung dan mulutnya masih lagi mengalir, muka tenang dan jernih.

Sebelum Huzaifah berangkat bersama jemaah ke Pamol, dia sempat memberi sepucuk surat kepada Cikgu Juswan (rakan seusaha Masjid Pangeran Hj.Galpam) untuk dihantar kepada keluarganya di Sabak Bernam. Semoga Allah SWT mengurniakan pahala Syahid kepada allahyarham, diberi ganjaran SyurgaNya tanpa Hisab, diberi kesabaran kepada ayah bondanya dan mempertemukan kita dan beliau di Syurga Firdaus bersama dengan para Nabi, Siddiqin, Syuhada dan Solihin. Amin Ya Rabbal Èalamin.

:: Lanjutan karguzari berserta gambar allahyarham Huzaifah setibanya di Masjid Sri Petaling, Insya’Allah ada di??kekoh.blogspot.com/mati-syahid

:: Entry?ulangan?bertujuan mewujudkan gambar thumbnail seperti di bawah.

Wallahu a?lam.

KISAH BENAR!!!(BUKTI GAMBAR DISERTAKAN..)Assalamualaikum Semua Warga BP,Pada 4/5/2010 (Selasa Pukul 10.00 pagi) saya dikejutkan dengan satupanggilan memberitahu anak saudara saya (anak abang) talah meninggalkerana mati lemas ketika keluar berdakwah selama 40 hari mengikut?Jemaah Tabligh ke pendalaman Sabah. Tempat sebenar kejadian di Daerah?Beluran,lebih kuran 21/2 jam perjalanan ke Bandar Sandakan.Remaja ini bernama Muhammad Huzaifah Bin Muhammad Huzazi. Berumur 21tahun. Pelajar Ijazah Teknologi Alam Sekitar, Universiti Malaysia?Terengganu.Kami berusaha membawa balik ke rumahnya di Sabak Bernam secepat?mungkin. Namun kerana peraturan dan dokumentasi, jenazah hanya berjaya di?bawa?balik pada keesokan harinya. Tiba di Masjid Sri Petaling sebaik sahaja?solat Asar berakhir.

Sebaik sahaja kain kapan di buka saya melihat wajahnya seperti sedang?tidur tanpa menunjukkan kulit pucat dan kaku seperti kebiasaan mayat.?Saya teringat beberapa hadis yang memberikan tanda-tanda orang yang?mati dalam keadaan baik(Husnul khatimah).?Antaranya dahi berpeluh. Saya cuba mengusap dahi dan mukanya memang?terasa berpeluh dan lembab. Darah juga masih mengalir segar.?Ketika saya cuba menggantikan kapas di mulutnya kerana kapas tersebut?telah penuh dengan darah, saya terkejut kerana darah segar merah?masih keluar dari mulutnya dan mengenai kapas baru. Saya menyangkakan
dia seperti masih hidup.

Ramai jemaah selepas solat asar juga bertanya adakah benar dia sudah?mati kerana nampak seperti sedang tidur.?Ketika ibunya ingin menciumnya untuk kali terakhir, ibunya tertekandadanya.?Sekali lagi darah merah cair keluar dari mulutnya. Mengikut kelaziman,?selepas hampir 2 hari dan disimpan didalam peti aiS jenazah ketika?menunggu untuk dihantar pulang, sudah tentu mayat menjadi beku dan?pucat. Darah pun sudah tentu telah menjadi beku dan mati.

Namun kebesaran Allah s.w.t dan janjinya memang benar. Ketika manusia?berlumba-lumba mengejar keduniaan, masih kedapatan manusia-manusia?yang terpilih untuk mati syahid.?Saya terpanggil menulis dan berkongsi cerita ini kerana dalam keadaan?sosial para remaja yang semakin larut dengan budaya barat, marilah kita?mengajak?diri kita, anak2 dan kaum keluarga untuk kembali kepada ajaran Islam?sebenar dan mengamalkan amal-amal Islami secara bersungguh-sungguh.?Mudah-mudahan suatu hari nanti kita akan TERPILIH dalam golonganorang-orang yang mati syahid di jalan Allah s.w.t.

Mengikut Ayahnya, Ayah angkatnya dan rakan2 universitinya, Huzaifah ini?seorang remaja sangat berakhlak. Setiap masa terluang dihabiskan dengan
berkunjung ke masjid dan surau bagi menunaikan ibadah dan kerja-kerja?agama.?Malahan sebahagian wang pinjamannya PTPTN; selain dari untuk yuran
pengajian, digunakan untuk dakwah dan kerja-kerja agama. Malahan beliau?beberapa kali memberitahu kepada ayahnya yang setiap kali cuti semester
panjang, beliau akan ke Sabah kerana disana terlalu ramai orang sudah?tinggal kan Islam (Murtad) dan jika masih Islam pun tapi tiada amalan?Islam. Masjid dan surau kosong tiada jemaah.

Ketika selepas sembahyang Subuh hari sebelum beliau meninggal lemas?ketika mandi di sungai, beliau telah berpesan kepada rakan-rakannya?supaya?meneruskan usaha dakwah dan mengembalikan orang-orang yang jauh?daripada Islam kepada Islam semula. Amat mengagumkan dan membuatkan saya?terasa?amat kerdil dan tiada nilai.

Semoga roh beliau ditempatkan dalam golongan syuhada sebagaimana yang?dijanjikan oleh Allah s.w.t.

PERSOALANNYA, diri kita, keluarga dan anak-anak kita bagaimana? Adakah?telah pasti terselamat dari seksa alam akhirat? sama-sama kita renungkan.

** gambar2 diambil ketika jenazah sampai di masjid sri petaling.? wassalam